Di Indonesia, Mantan Bek Madrid Sebut Lawan Terberat di La Liga

JawaPos.com – Ivan Campo bukankah nama yang asing bagi pencinta sepak bola. Tercatat dia sudah beberapa kali membela tim-tim besar di berbagai liga di dunia. Campo berkesempatan datang ke Indonesia pada Minggu (28/10)

Selama aktif di sepak bola, Campo pernah berkostum Valencia pada 1995-1997, Real Madrid pada 1998-2003, dan Bolton Wanderers pada 2002-2008. Dapat dikatakan pengalaman profesional dalam dunia bola sudah sangat banyak.

Selama karir yang digelutinya, Campo mengaku sangat senang ketika membela Madrid. Sebab dia tidak menyangka dapat bermain di salah satu tim raksasa Spanyol.

“Momen terindah dalam hidupku saat membela Madrid. Saya tidak dapat melupakan saat-saat bermain di situ,” ucapnya dalam wawancara eklusif bersama JawaPos.com di Hotel Atria, Serpong, Minggu (28/10) malam WIB.

Bahkan, dia menilai, pada eranya banyak pemain Los Blancos yang memiliki skill luar biasa. Berkat mereka Madrid dapat menjadi klub yang sangat disegani.

“Banyak sekali pemain luar biasa selama saya berkarir di Madrid. Sebut saja Roberto Carlos, Iker Casillas, Raul Gonzalez, Zinedine Zidane, dan Roberto Carlos. Saya sulit untuk memutuskan siapa yang paling hebat,” ujarnya.

Selama berkiprah di Spanyol, Campo mengatakan ada salah satu lawan terberat yang pernah dia hadapi. Menurutnya Ronaldo Luiz Nazario de Lima adalah penyerang paling sulit dia jaga. Campo pernah menghadapi Ronaldo saat membela Valencia. Sementara Ronaldo memperkuat Barcelona.

Ronaldo sendiri kemudian memperkuat Madrid. Namun, Campo tak pernah satu tim dengan mantan striker asal Brasil itu. Pasalnya, ketika Ronaldo digaet Madrid pada 2002, Campo dipinjamkan ke Bolton Wanderers dan kemudian dibeli secara permanen.

Campo menilai Ronaldo memiliki skill yang berbeda dengan pemain lainnya. Dia mampu dengan mudah mengoyak pertahanan tim lawan.

“Ronaldo merupakan lawan yang sulit dihadapi saat di La Liga. Dia memiliki cara yang unik dalam menghadapi pemain. Dia dapat mengetahui cara apa yang akan dilakukan lawannya,” pungkas Campo.

Editor      : Edy Pramana
Reporter : (mat/JPC)